Kemenag OKU Selatan Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Kedamaian Nusantara, Santuni Yatim dan Dhuafa

Berita, OKU Selatan502 Dilihat

OKU Selatan, Narasipublik.news – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten OKU Selatan menggelar istighosah dan doa bersama di halaman kantor Kemenag pada Kamis (04/09/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan doa bersama untuk bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten OKU Selatan, di tengah situasi nasional yang belakangan ini diwarnai gejolak.

Selain doa bersama, Kemenag OKU Selatan juga menyalurkan santunan kepada 20 kaum dhuafa dan 60 anak yatim piatu. Santunan ini diberikan sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus menebarkan semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati OKU Selatan Drs H. Misnadi, Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., perwakilan Kejaksaan Negeri, serta segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran para pejabat ini menambah kekhidmatan acara yang dipenuhi suasana doa dan harapan untuk kedamaian serta persatuan bangsa.

Wakil Bupati H. Misnadi dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada Kemenag atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa doa dan kebersamaan masyarakat sangat penting demi menjaga kondusifitas daerah di tengah dinamika nasional.

“Kita berharap melalui doa bersama ini, bangsa Indonesia, khususnya OKU Selatan, senantiasa diberikan kedamaian, keberkahan, dan terhindar dari segala perpecahan,” ujarnya.

Kepala Kemenag OKU Selatan, H. Karep, menambahkan bahwa istighosah ini menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan menebar energi positif. “Kami ingin doa ini menjadi cahaya yang membawa kedamaian bagi Nusantara, sekaligus menegaskan komitmen kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.
“Situasi yang kondusif adalah modal besar bagi kita semua. Mari bersama-sama kita jaga keamanan, kerukunan, dan ketertiban di OKU Selatan. Jangan mudah terprovokasi, tetap tenang, dan selalu utamakan persaudaraan,” tegasnya.

Dengan penuh kekhidmatan, acara istighosah dan doa bersama ini ditutup dengan lantunan doa yang dipanjatkan bersama-sama, menghadirkan suasana haru dan kebersamaan yang kental di tengah masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.(Aan)

Komentar