Bupati OKU Selatan Dukung Operasi Bibir Sumbing IDI, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

Penulis : Andi Salani

Berita, OKU Selatan187 Dilihat

Oku Selatan, Narasi publik. News– Komitmen memperluas akses layanan kesehatan gratis kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., menyatakan dukungan penuh terhadap program operasi bibir sumbing yang digagas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Muaradua sebagai bagian dari bakti sosial kesehatan untuk masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Abusama saat menerima audiensi pengurus IDI Cabang Muaradua, Selasa (13/1/2026), di Ruang Kerja Bupati. Dalam pertemuan itu, IDI memaparkan rencana pelaksanaan operasi bibir sumbing yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2026 di RSUD Muaradua, menyasar pasien dari kalangan masyarakat kurang mampu yang telah terdata.

Perwakilan IDI Cabang Muaradua, dr. Febri Mahardika, SpOG, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin kemanusiaan yang bertujuan membantu anak-anak dan masyarakat penderita bibir sumbing agar dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan percaya diri.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh, baik dari sisi koordinasi maupun fasilitas, agar kegiatan ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar dr. Febri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Abusama menyampaikan apresiasi atas dedikasi para dokter yang secara konsisten menghadirkan layanan kesehatan berbasis pengabdian. Menurutnya, profesi dokter memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah.

“Program operasi bibir sumbing ini sangat dibutuhkan masyarakat dan harus terus berlanjut. Pemerintah daerah pada prinsipnya siap memberikan dukungan dan support sesuai dengan kemampuan yang ada,” kata Abusama.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan rumah sakit agar pelaksanaan bakti sosial kesehatan ini dapat berjalan efektif. Terlebih, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten OKU Selatan, sehingga memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang kuat.

Selain dukungan pelaksanaan, Bupati meminta agar mekanisme pendataan dan pendaftaran pasien disusun secara jelas serta dilaporkan kepada pemerintah daerah, guna memastikan pelayanan diberikan secara tepat sasaran.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, kita harus tetap mengabdikan diri kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal dan ibadah bagi para dokter dalam membantu sesama,” pungkasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Setda OKU Selatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD Muaradua, menandai kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan inklusif di daerah.(Aan)

Komentar