Rakor Dinas Pertanian Banyuasin Sepi Peserta, Sejumlah Koordinator Kecamatan Tak Hadir

Penulis : Andi Salani

Banyuasin, Berita389 Dilihat
Banyuasin,Narasipublik.news – Rapat koordinasi rutin bulanan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin yang membahas strategi peningkatan produksi gabah dan beras menjadi sorotan. Pasalnya, pertemuan yang biasanya dihadiri penuh peserta tersebut kali ini terlihat banyak kursi kosong.
Sejumlah koordinator kecamatan dilaporkan tidak hadir, di antaranya dari Kecamatan Talang Kelapa, Tanjung Lago, Air Kumbang, Muara Padang, Selat Penugukan, Makarti Jaya, dan Air Salek.
Padahal, rapat tersebut merupakan forum penting untuk menyusun langkah peningkatan produksi pangan. Terlebih, Kabupaten Banyuasin saat ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus penghasil beras nomor satu di Indonesia.
Saat di Konfirmasi Kepala Dinas Pertanian Banyuasin Sarip menyatakan seluruh undangan telah disampaikan secara resmi kepada para peserta.
“Kami sudah mengundang secara resmi, namun kami juga tidak mengetahui mengapa banyak yang tidak hadir. Ini akan menjadi bahan penilaian kami ke depan,” ujarnya.Rabu(18/02/2026).
Ia menegaskan keberhasilan program peningkatan produksi gabah dan beras sangat bergantung pada koordinasi di tingkat lapangan, khususnya peran koordinator kecamatan yang bersentuhan langsung dengan petani.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan sejak 1 Januari 2026 para koordinator dan penyuluh kecamatan tersebut telah diangkat langsung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, bukan lagi oleh pemerintah daerah.
Kondisi tersebut memunculkan perhatian terkait efektivitas koordinasi pusat dan daerah dalam menjalankan program ketahanan pangan nasional, terutama di Banyuasin yang menjadi salah satu penopang utama produksi beras Indonesia.
Pemerintah daerah berharap sinergi lintas lembaga dapat diperkuat agar target produksi tetap tercapai dan kebutuhan pangan nasional dapat terjaga.(Aan)

Komentar