Pangkalan Balai, Narasipublik.news– Bupati Banyuasin Askolani menerima audiensi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan di Ruang Rapat Presiden, Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Muhammadiyah dalam berbagai sektor, terutama pertanian, ketahanan pangan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur.
Ketua PWM Sumsel Ridwan Hayattudin menyampaikan keinginan Muhammadiyah untuk mengembangkan lahan cetak sawah dan memperkuat sistem irigasi guna mendukung peningkatan produksi pangan. Hasil panen yang diperoleh nantinya diharapkan dapat mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Selain itu, PWM Sumsel juga menyampaikan kebutuhan peningkatan akses jalan menuju fasilitas kesehatan milik Muhammadiyah yang saat ini masih terkendala kondisi jalan yang belum memadai.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Askolani menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program Muhammadiyah yang sejalan dengan pembangunan daerah. Menurutnya, Banyuasin memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan sawah mencapai sekitar 189 ribu hektare dan menjadi salah satu daerah penghasil padi terbesar di Indonesia.
Askolani menilai produktivitas padi per hektare masih dapat ditingkatkan. Ia optimistis Banyuasin mampu menjadi daerah penghasil padi terdepan apabila produktivitas lahan terus ditingkatkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Terkait usulan perbaikan akses jalan, Bupati menjelaskan bahwa pembangunan jalan desa menjadi kewenangan pemerintah desa yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sesuai aturan yang berlaku.
Di akhir pertemuan, Askolani mendorong agar komunikasi teknis lanjutan dilakukan bersama perangkat daerah terkait sehingga berbagai rencana kerja sama yang telah dibahas dapat direalisasikan secara optimal dan berkelanjutan.(AS)










Komentar