Polri Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Bupati OKU Selatan Resmikan Dapur SPPG untuk 2.478 Penerima Manfaat

Penulis : Andi Putra

Berita, OKU Selatan112 Dilihat

Oku Selatan, Narasipublik.news– Komitmen mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat di daerah. Bupati Abusama bersama Wakil Bupati Misnadi menghadiri launching Dapur Makan Bergizi Gratis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digagas Polres OKU Selatan di Kecamatan Simpang, Senin (23/2/2026).

Peresmian dapur SPPG ini menjadi bagian dari implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah dan kelompok rentan.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional, Hafis Brawindra, dalam laporannya menegaskan bahwa dapur SPPG bukan sekadar fasilitas pengolahan makanan, melainkan pusat kolaborasi lintas sektor.

“Dari dapur ini diharapkan lahir sajian makanan yang higienis, bergizi, dan berkualitas untuk meningkatkan derajat kesehatan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 2.478 penerima manfaat akan dilayani oleh SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Simpang OKU Selatan. Mereka terdiri dari 116 siswa PAUD/TK, 1.117 siswa SD, 712 siswa SMP, 263 siswa SMA, serta 270 orang dari kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, menyampaikan bahwa jajaran kepolisian mendukung penuh program MBG sebagai bentuk kontribusi nyata Polri, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, Polres OKU Selatan telah memiliki tiga titik SPPG. Satu titik resmi beroperasi hari ini, sementara dua lainnya masih dalam tahap penyelesaian dengan progres pembangunan mencapai 80 hingga 90 persen.

“Peresmian ini menjadi momentum yang sangat baik, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadan, sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Abusama memberikan apresiasi kepada jajaran Polres dan Bhayangkari atas sinergi yang dibangun. Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Program ini diharapkan mampu menekan angka gizi buruk dan stunting di Kabupaten OKU Selatan. Ini tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, aparat, maupun seluruh elemen masyarakat,” tegas Abusama.

Ketua Bhayangkari Cabang OKU Selatan, Ny. Desy Made, juga berharap dapur SPPG dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan gizi yang berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan langsung dapur, termasuk pengecekan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna memastikan kualitas serta keamanan makanan yang disajikan.

Peluncuran dapur MBG ini menandai langkah konkret kolaborasi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung agenda besar peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.(AP)

Komentar