Sambut Tahun Baru 2026, Lapas Muaradua Gelar Pembacaan Yasin dan Doa Bersama

Penulis : Andi Salani

Berita, OKU Selatan351 Dilihat

Oku Selatan, Narasipublik.news — Menutup rangkaian aktivitas Tahun 2025 sekaligus menyambut datangnya Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua menggelar pembacaan Surah Yasin dan doa bersama yang diikuti oleh petugas serta warga binaan. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah Lapas Muaradua, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum refleksi dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pelaksanaan tugas, proses pembinaan, serta terjaganya kondisi keamanan dan ketertiban di Lapas Muaradua sepanjang tahun 2025. Selain itu, doa bersama juga dipanjatkan sebagai harapan akan keberkahan, perlindungan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas serta program pembinaan di tahun 2026.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah yang dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Ismaton, kemudian dilanjutkan dengan doa akhir tahun dan doa awal tahun. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan suasana religius.

Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting sebagai sarana introspeksi dan evaluasi bersama, baik bagi petugas maupun warga binaan.

“Melalui pembacaan Yasin dan doa bersama ini, kami memohon agar seluruh petugas dan warga binaan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan iman. Harapannya, di tahun 2026 Lapas Muaradua dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan yang lebih baik, aman, dan humanis,” ujar Hero.

Ia menambahkan, kegiatan keagamaan merupakan bagian integral dari pembinaan kepribadian warga binaan, sekaligus upaya menciptakan suasana lapas yang religius, sejuk, dan kondusif, khususnya menjelang pergantian tahun.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan lancar di bawah pengawasan petugas. Warga binaan menyambut kegiatan ini secara positif dan mengikutinya dengan penuh kesadaran serta kedisiplinan.

Melalui momentum pergantian tahun ini, Lapas Muaradua menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan reintegrasi sosial sebagai bagian dari sistem pemasyarakatan nasional.(Aan)

Komentar