Sinergi Keagamaan di Lapas Muaradua: 18 Warga Binaan Diwisuda Khatmil Iqra, Bansos Disalurkan untuk Keluarga

Penulis : Andi Salani

Berita, OKU Selatan290 Dilihat

Oku Selatan , Narasipublik.news – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkualitas kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Wisuda Khatmil Iqra dan penyaluran bantuan sosial bagi keluarga warga binaan, Jumat (12/12). Acara berlangsung khidmat di Aula Lapas dengan melibatkan Kementerian Agama (Kemenag) OKU Selatan serta Pondok Pesantren Darul Huda.

Prosesi wisuda diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an yang memenuhi ruangan, disusul penyerahan sertifikat kepada 18 warga binaan yang telah menuntaskan pembelajaran Iqra. Kebahagiaan tampak jelas dari para peserta yang berhasil menyelesaikan proses pembinaan spiritual tersebut. Pada kesempatan yang sama, Lapas Muaradua juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan mental dan spiritual bagi warga binaan.

“Program Khatmil Iqra ini bukan sekadar pembelajaran membaca Al-Qur’an, melainkan bagian dari pembinaan akhlak dan penanaman nilai-nilai keagamaan agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan karakter yang lebih baik,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kemenag OKU Selatan. Kepala Seksi Bimas Islam, M. Yamin, mengapresiasi konsistensi Lapas dalam menjalankan program-program keagamaan.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi yang kuat antara Lapas dan instansi keagamaan. Pembinaan spiritual seperti ini sangat penting untuk membentuk kepribadian warga binaan,” kata Yamin.

Perwakilan Pondok Pesantren Darul Huda, Wakil Rektor Bahrul Ma’Ruf, turut memberikan motivasi kepada warga binaan yang diwisuda. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap terus mendukung pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami melihat semangat luar biasa dari para warga binaan. Ini harus terus dijaga. Pesantren Darul Huda akan terus bersinergi untuk mendukung program pembinaan spiritual di Lapas,” ucapnya.

Kegiatan wisuda dan penyaluran bansos ini menjadi gambaran kolaborasi yang kuat antara Lapas Muaradua, Kemenag, dan Ponpes Darul Huda dalam mewujudkan pembinaan yang holistik—tidak hanya menyentuh aspek spiritual warga binaan, tetapi juga kepedulian terhadap keluarga mereka.

Melalui program berkelanjutan seperti ini, Lapas Muaradua berharap warga binaan semakin termotivasi memperdalam ilmu agama dan membawa perubahan positif ketika kembali ke masyarakat.(Aan)

Komentar