Tes Urin Warga Binaan Lapas Banyuasin Negatif, Wabup Netta Ajak Perangi Narkoba Bersama

Penulis : Andi Salani

Banyuasin6 Dilihat

Pangkalan Balai, Narasipublik.news– Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Melalui Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin, sosialisasi bahaya narkoba digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Kamis (7/5/2026), dengan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Masyarakat Sehat, Lingkungan Kuat Bebas Narkoba.”

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BNK Kabupaten Banyuasin yang juga Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Aminuddin, S.Pd., S.IP., M.M., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuasin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Netta Indian menegaskan bahwa generasi muda dan masyarakat usia produktif menjadi sasaran utama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, tingginya angka pengangguran dapat menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang rentan terjerumus ke dalam peredaran maupun penggunaan narkoba.

“Kami tidak ingin anak-anak penerus bangsa menggunakan atau tergiur narkoba. Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Usia produktif yang belum memiliki pekerjaan jangan sampai memiliki pola pikir yang salah hingga mencari jalan pintas melalui barang haram. Ini yang harus kita cegah bersama,” tegas Netta.

Pada kesempatan tersebut, BNK Banyuasin juga melaksanakan tes urin terhadap seluruh warga binaan sebagai langkah deteksi dini dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.

Hasilnya pun mendapat apresiasi dari Wakil Bupati. Seluruh warga binaan yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkoba.

“Alhamdulillah, hasil tes urin seluruh warga binaan negatif. Ini menjadi kabar yang sangat baik dan membanggakan. Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.

Tak hanya memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, Netta juga memotivasi para warga binaan agar terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah menjalani masa pembinaan.

Ia berpesan agar warga binaan lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan agar tidak kembali terjerumus pada hal-hal negatif.

“Carilah teman yang baik, yang memberikan dukungan dan energi positif. Dengan niat yang kuat dan lingkungan yang baik, saya yakin kalian bisa berubah dan meraih kesuksesan di masa depan,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Netta menegaskan bahwa upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kita harus solid dan bergerak bersama. Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab kita semua. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis dapat menurunkan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Banyuasin,” tandasnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari para warga binaan yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.(AS)

Komentar