BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Banyuasin 2026, Askolani: Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Penulis : Andi Salani

Banyuasin9 Dilihat

PANGKALAN BALAI — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (Evran) Tahun 2026 bersama Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banyuasin, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH., didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN Eng., ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program pembangunan daerah direncanakan secara matang dan didukung penganggaran yang efektif.

Mewakili Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, Pengendali Teknis Ernaldi Taqwinda menjelaskan bahwa Evran Tahun 2026 akan difokuskan pada lima sektor prioritas, yakni pendidikan, pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, penurunan prevalensi stunting, kesehatan, serta Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Menurutnya, evaluasi ini bertujuan untuk menilai kualitas perencanaan dan penganggaran daerah, menguji konsistensi antara dokumen perencanaan dengan APBD, serta memastikan program pembangunan daerah selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

“Sinkronisasi antara perencanaan strategis dan alokasi anggaran sangat penting. Perencanaan yang andal dengan dukungan penuh pimpinan daerah akan memastikan setiap program memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Ernaldi.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda penting turut dibahas, mulai dari penelaahan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, tindak lanjut hasil evaluasi sebelumnya, hingga langkah-langkah peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Banyuasin Askolani menyambut positif pelaksanaan evaluasi yang dilakukan BPKP. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan evaluasi yang dilaksanakan BPKP. Ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran agar lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran,” tegas Askolani.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perencanaan dan penganggaran sehingga program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui evaluasi ini, kami berharap mendapatkan masukan konstruktif untuk memperbaiki berbagai aspek perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga pembangunan di Kabupaten Banyuasin dapat berjalan lebih terarah dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Melalui Entry Meeting Evran Tahun 2026 ini, sinergi antara BPKP Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komentar