Direktur PDAM Banyuasin Hendra Gunawan Ungkap WTP Merah Mata Over Kapasitas, Siapkan Solusi Besar untuk Tingkatkan Pelayanan Air Bersih

Penulis : Andi Salani

Banyuasin, Berita153 Dilihat

Banyuasin, Narasipublik.news  – Direktur Perumda Tirta Betuah Banyuasin, Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa kapasitas produksi air bersih di Water Treatment Plant (WTP) Merah Mata saat ini telah mengalami kelebihan beban (over kapasitas).

Menurutnya, kapasitas terpasang WTP Merah Mata hanya sebesar 50 liter per detik (l/d), namun harus melayani total 6.600 sambungan rumah (SR).

Rinciannya, wilayah Merah Mata menggunakan sekitar 20 l/d untuk 1.100 SR, sementara wilayah Kenten Laut mencapai 30 l/d untuk 5.500 SR.

“Secara perhitungan, kapasitas 50 liter per detik idealnya hanya mampu melayani sekitar 4.800 sambungan rumah.Artinya, kondisi saat ini sudah melebihi kapasitas, belum lagi ditambah potensi kebocoran di jaringan distribusi,” jelas Hendra.

Ia menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kenten Laut dan sekitarnya.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama Perumda Tirta Betuah saat ini tengah melakukan optimalisasi sistem.

Kegiatan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan, dengan fokus pada perbaikan pipa transmisi dan distribusi guna menekan tingkat kebocoran.

“Selain itu, saat ini juga sedang dilakukan proses penggantian pompa-pompa untuk meningkatkan kinerja distribusi air,” ujarnya.

Untuk solusi jangka panjang, Perumda Tirta Betuah Banyuasin telah menjalin kerja sama (MoU) dengan pihak investor guna meningkatkan kapasitas produksi air bersih hingga 200 liter per detik, khususnya untuk wilayah Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa.

“Sekarang masih dalam tahap penyusunan perencanaan oleh pihak investor. Kami berharap langkah ini dapat memberikan pelayanan lebih baik, sekaligus menjangkau wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih,” kata Hendra.

Ia memastikan, optimalisasi yang sedang berjalan diharapkan mampu memberikan perubahan secara bertahap dalam pelayanan kepada pelanggan.

Di akhir pernyataannya, Hendra Gunawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon masyarakat dapat bersabar. Saat ini masih dalam tahap pekerjaan. Kami berkomitmen setelah semua proses selesai, pelayanan air bersih akan jauh lebih baik,” tutupnya.(Aan)

Komentar