Jelang Idul Fitri, Polisi dan Pemda Kompak Berantas Premanisme di Danau Ranau

Penulis : Andi Salani

Berita, OKU Selatan144 Dilihat

OKU Selatan, Narasipublik.news– Menyambut lonjakan wisatawan saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah, aparat kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) memperkuat pengamanan di kawasan Danau Ranau.

Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Hotel Graha Serasan Seandanan, Kecamatan Banding Agung, Kamis (19/3/2026), yang dipimpin Wakil Bupati OKU Selatan bersama Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartanah.

Rapat tersebut dihadiri unsur OPD, Tripika, kepala desa di wilayah Danau Ranau, pelaku usaha, serta pengelola destinasi wisata. Fokus utama adalah memastikan kawasan wisata tetap aman, tertib, dan nyaman selama libur Lebaran.

Dalam rapat itu, disepakati sejumlah langkah strategis, salah satunya penerapan sistem karcis parkir resmi di seluruh area wisata. Sistem ini bertujuan meningkatkan transparansi serta memberikan perlindungan bagi pengunjung.

“Karcis parkir merupakan hak pengunjung dan kewajiban pengelola. Ini untuk menghindari potensi komplain jika terjadi kerusakan atau kehilangan kendaraan,” ujar salah satu peserta rapat.

Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartanah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik pungutan liar maupun aksi premanisme di kawasan wisata.

“Segala bentuk pungli dan retribusi tidak sah merupakan tindak pidana. Kami akan menindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, Polres OKU Selatan akan meningkatkan patroli, menempatkan personel di titik rawan, serta membuka layanan pengaduan bagi masyarakat dan wisatawan.

Melalui Humas Polres, masyarakat sekitar Danau Ranau juga diimbau untuk turut menjaga kondusivitas dan tidak terlibat dalam praktik melanggar hukum.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan suasana aman dan nyaman bagi wisatawan,” ujar perwakilan Humas.

Selain aspek keamanan, pemerintah daerah juga mendorong pelaku usaha wisata untuk menjaga kebersihan, meningkatkan pelayanan, serta tidak mematok harga di luar kewajaran.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kawasan Danau Ranau diharapkan menjadi destinasi unggulan yang aman dan nyaman selama libur Lebaran, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dari sektor pariwisata.(Aan)

Komentar