Kakanwil DitjenPAS Sumsel Dorong Penguatan Tupoksi dan Implementasi 13 Program Akselerasi di Lapas Muaradua

Penulis : Andi Salani

Berita, OKU Selatan430 Dilihat

Oku Selatan, Narasipublik.news – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muaradua menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, dalam agenda Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pemasyarakatan, Minggu (30/11). Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi kinerja serta dorongan percepatan implementasi 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan di lingkungan Lapas Muaradua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan DitjenPAS Sumsel Mujiarto, Kepala Rutan Baturaja Fitri Yady, Kalapas Muaradua Hero Sulistiyono, para pejabat struktural, staf, regu pengamanan, CPNS, hingga peserta magang.

Tekankan Profesionalisme dan Integritas Petugas

Kegiatan dibuka dengan laporan pelaksanaan tugas oleh Kalapas Muaradua yang memaparkan capaian kinerja, jumlah penghuni, realisasi program hingga berbagai tantangan lapangan. Dalam laporannya, Kalapas menegaskan komitmen jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kakanwil Erwedi Supriyatno mengingatkan bahwa seluruh petugas harus menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, serta berlandaskan integritas. “Pemasyarakatan adalah garda terdepan dalam pembinaan warga binaan. Setiap petugas wajib memahami tugas dan fungsi masing-masing serta bekerja sesuai SOP,” tegasnya.

Dorong Penerapan 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan

Kakanwil memberi penekanan khusus terhadap 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Program ini menjadi landasan transformasi layanan pemasyarakatan dalam rangka percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik.

Beberapa poin yang menjadi sorotan Kakanwil, antara lain:Deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Pemberantasan narkoba, Pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan

Optimalisasi program integrasi seperti remisi, asimilasi, PB, CB dan CMB secara tepat regulasi

Kakanwil menegaskan agar setiap petugas tidak hanya melaksanakan tugas, tetapi juga aktif melakukan evaluasi serta menghadirkan inovasi pelayanan.

Apresiasi Lapas Muaradua atas Penguatan Program LCC

Dalam kunjungan ini, Kakanwil turut mengapresiasi Lapas Muaradua yang terus mengembangkan Program Legal Clinic Collaboration (LCC). Program tersebut dinilai berperan besar dalam memberikan kepastian hukum serta bantuan hukum bagi warga binaan.

“Terus jaga komitmen dan integritas. Program ini sangat bermanfaat dan harus dijalankan dengan semangat,” ujarnya.

Kalapas Muaradua Hero Sulistiyono menyampaikan terima kasih atas arahan yang diberikan dan menegaskan bahwa seluruh jajaran siap menjalankan 13 Program Akselerasi serta memperkuat layanan LCC demi memenuhi hak-hak warga binaan.

Tinjau Langsung Sarpras Lapas Muaradua

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kakanwil meninjau langsung sarana dan prasarana Lapas Muaradua, mulai dari blok hunian, dapur, klinik kesehatan hingga Warung Telepon Khusus Pemasyarakatan (WartelsusPAS). Tinjauan ini menjadi evaluasi penting untuk memastikan layanan berjalan sesuai standar.

Kunjungan ini menjadi dorongan kuat bagi Lapas Muaradua untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih cepat, akuntabel, dan berintegritas, sejalan dengan arah kebijakan DitjenPAS.(Red)

Komentar