Pesantren di Sumatera Selatan Buka Pendaftaran Santri Baru 2026, Tawarkan Cashback hingga Pendidikan Gratis

Banyuasin, Berita151 Dilihat

Banyuasin, Narasipublik.news — Pondok Pesantren Nurul Qodiri di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, resmi membuka penerimaan santri baru untuk tahun ajaran 2026–2027.

Lembaga pendidikan ini menawarkan konsep pendidikan terpadu yang menggabungkan ilmu agama, pendidikan formal, serta pembentukan karakter dan kemandirian.

Berlokasi di Jalan Trans Pulau Rimau, Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh, pesantren ini membuka jenjang Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) dan Madrasah Aliyah (setingkat SMA).

Pendaftaran dibagi dalam dua gelombang, yakni 1–30 April 2026 untuk gelombang pertama, dan 1–30 Mei 2026 untuk gelombang kedua.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qodiri Banyuasin, M. Syarif Hidayatullah Askolani Putra, mengatakan bahwa pihaknya memberikan berbagai kemudahan bagi calon santri, termasuk program cashback sebesar Rp1 juta bagi pendaftar gelombang pertama.

“Pendaftaran sudah dibuka, dan kami memberikan cashback untuk gelombang pertama sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di pesantren,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mengedepankan modernisasi pendidikan serta pembinaan akhlak. Selain itu, para santri juga dibekali keterampilan untuk hidup mandiri.

Tak hanya itu, pihak yayasan juga menerapkan program subsidi silang. Santri dari keluarga kurang mampu, khususnya warga Banyuasin, berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan secara gratis.

“Kami ingin memastikan semua anak, khususnya di Banyuasin, memiliki akses pendidikan yang layak. Karena itu, bagi yang tidak mampu akan kami gratiskan,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin, Dr. H. Askolani, menyampaikan bahwa penerimaan santri tidak hanya terbuka bagi warga Banyuasin, tetapi juga bagi calon santri dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami telah menyiapkan fasilitas pendidikan yang memadai untuk menunjang proses belajar mengajar. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk mendaftarkan putra-putrinya,” pungkasnya.

Dengan berbagai program unggulan dan fasilitas yang disiapkan, Pondok Pesantren Nurul Qodiri Banyuasin diharapkan menjadi salah satu alternatif pendidikan berbasis pesantren modern yang mampu mencetak generasi unggul di tingkat nasional.(Aan)

Komentar