Proyek SMPN 3 Pulau Beringin Diduga Tak Sesuai RAB, Wartawan Dihalangi Oknum Bersenjata Tajam

Berita, OKU Selatan378 Dilihat

OKU Selatan, Narasipublik.news

Pembangunan gedung baru dan renovasi SMPN 3 Kecamatan Pulau Beringin, OKU Selatan, yang dibiayai melalui dana APBN, menuai sorotan. Proyek yang seharusnya membawa manfaat bagi dunia pendidikan itu justru diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan pemerintah.

Pantauan di lapangan, papan informasi proyek yang seharusnya terpasang secara terbuka justru disembunyikan. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya terkait transparansi penggunaan anggaran yang dikelola langsung oleh kepala sekolah tanpa melibatkan pihak ketiga.

Ketegangan terjadi ketika awak media mencoba melakukan kontrol sosial di lokasi. Seorang oknum yang mengaku sebagai pelaksana pembangunan menghadang jurnalis yang hendak mengambil gambar. Bahkan, oknum tersebut memperlihatkan senjata tajam di pinggangnya sambil melontarkan kalimat bernada ancaman dalam bahasa daerah.

“Kalau niat kalian bagus silakan, tapi kalau niatnya tidak baik, jangan coba-coba. Media di sini biasanya bagus, tapi di luar jangan macam-macam,” ucapnya dengan nada mengintimidasi kepada awak media.

Dugaan pun muncul bahwa pihak sekolah sengaja melibatkan premanisme untuk mengamankan proyek tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius apakah praktik demikian sesuai dengan aturan pemerintah dalam pengelolaan dana APBN untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala SMPN 3 Pulau Beringin, Sastisno, mengakui adanya tindakan arogan dari pelaksana proyek.

“Kalau saya turun ke lapangan, saya tegur pelaksana yang arogan itu,” singkatnya.

Insiden ini memicu desakan agar instansi terkait segera turun tangan. Selain menindaklanjuti dugaan penyimpangan pembangunan yang tidak sesuai RAB, aparat juga diminta menindak tegas pihak-pihak yang menggunakan cara-cara intimidasi dalam proyek pendidikan.(AP)

Komentar