Warga Desa Mehanggin Kecewa, Sumur Bor Tak Bisa Dimanfaatkan

Berita, Daerah, OKU Selatan1172 Dilihat

OKU Selatan, Narasipublik.news – Alih-alih menjadi solusi kebutuhan air bersih, pembangunan sumur bor di Dusun 6, Desa Mehanggin, justru menimbulkan kekecewaan mendalam bagi warga. Proyek yang dikerjakan pada tahun 2025 itu hanya menghasilkan air berwarna kuning pekat, sehingga tak bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. “Jangankan untuk diminum, buat cuci piring saja kami tidak sanggup. Airnya kuning, seperti mengandung karat. Padahal kami sangat membutuhkan air bersih itu,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, sejak sumur bor itu selesai dikerjakan, kondisi air tidak mengalami perubahan sama sekali. Warga sudah menunggu cukup lama dengan harapan ada perbaikan, namun hingga kini tetap sama. “Sejak pertama kali keluar, airnya kuning terus, tidak ada tanda-tanda akan jernih,” keluhnya.

Kebutuhan air bersih sendiri menjadi masalah serius di wilayah tersebut, terutama saat musim kemarau. Sebagian warga masih mengandalkan air tadah hujan atau mencari sumber lain yang jaraknya jauh. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat meringankan beban warga, namun kenyataannya justru menambah rasa kecewa.

Saat dikonfirmasi terkait persoalan ini, Kepala Desa Mehanggin memberikan penjelasan bahwa pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin. “Kami hanya berserah kepada Tuhan, karena sebagai manusia sudah melakukan berbagai cara agar airnya jernih. Untuk dipindahkan tidak bisa, karena akan memerlukan biaya lagi. Lagi pula sumur bor ini sudah diperiksa pihak inspektorat dan kecamatan, dan mereka sudah menerima,” jelasnya.

Namun pernyataan itu dianggap tidak memuaskan oleh warga. Mereka menilai proyek dengan anggaran besar seharusnya bisa memberikan manfaat nyata. “Kami tidak butuh alasan, yang kami butuh adalah air bersih. Kalau proyek sudah diperiksa tapi hasilnya begini, siapa yang peduli? Kami yang merasakan susahnya,” tegas warga lain.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan mencari solusi, baik dengan perbaikan sumur bor yang ada maupun membangun kembali fasilitas baru yang benar-benar bisa dimanfaatkan. Mereka menegaskan, air bersih adalah kebutuhan dasar yang tak bisa ditawar.(AP)

Komentar